Arab Saudi Akan Buka Ibadah Umrah Secara Bertahap, Jemaah Dilarang Sentuh Kabah


Pemerintah Arab Saudi kini tengah menyiapkan pembukaan umrah secara bertahap. Hal ini dilakukan setelah sebelumnya Arab Saudi sukses menggelar pelaksanaan haji zero Covid 19. Rencananya, umrah untuk warga lokal Arab Saudi akan berlangsung pada 4 Oktober 2020.

Sementara bagi jemaah dari luar Arab Saudi akan berlangsung mulai 1 November 2020. Penerapan protokol ketat pun kembali diberlakukan pada prosesi umrah ini. Satu di antaranya yakni tidak diperbolehkan menyentuh Kabah dan Hajar Aswad.

Dilansir dari Arab News , protokol kesehatan pemerintah Arab Saudi itu menyebutkan, tawaf (mengelilingi Kabah) dilaksanakan di luar pagar pembatas. Barrier itu dibangun mengelilingi Kabah sejak Maret 2020. Sehingga, jemaah umrah tidak dapat mendekati Kabah dan Hajar Aswad.

Padahal di masa normal, jutaan umat Muslim yang melakukan tawaf biasanya berebutan mencium Hajar Aswad. Saat pandemi Covid 19 ini, jemaah hanya diberikan waktu 3 jam untuk menyelesaikan semua prosesi umrah. Sementara di waktu non pandemi Covid 19 jemaah biasa menyelesaikannya 6 8 jam.

Selama 3 jam itu jemaah melakukan prosesi seperti mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali, berjalan di antara Bukit Safa dan Marwah tujuh kali (sa'i), serta mencukur rambut. Pada tahap pertama ini umrah lokal hanya akan diikuti 6 ribu jemaah. Para jemaah akan dibagi menjadi kelompok berisi 1.000 orang dengan pelaksanaan umrah di waktu yang berbeda beda.

Setiap harinya akan ada enam jadwal yang berbeda beda. Per kelompok pun akan diberi waktu tiga jam untuk melaksanakan umrah. Dalam sebuah wawancara televisi, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr Mohammad Saleh bin Taher Benten dalam mengungkapkan ketentuan umrah saat pandemi ini.

Di antaranya: 1. Umrah hanya berlaku untuk kelompok usia 18 65 tahun. 2. Dilarang untuk anak anak dan lanjut usia.

3. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, yang bertautan dengan Kementerian terkait termasuk Kemenkes. 4. Jemaah harus bebas Covid 19 atau sehat. 5. Jemaah akan dipantau pula oleh tenaga kesehatan profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post