Tantangan Berkarya di Tengah Pandemi, Koleksi Denim Batik untuk Gairahkan Pecinta Fesyen


Kondisi pandemi Covid 19 memberikan tantangan tersendiri bagi siapa saja yang menggeluti bisnis. Kondisi pandemi mengharuskan lebih kreatif menggarap pasar. Seperti strategi yang diambil brand lokal asal Bandung, Elizabeth, yang terus bereksplorasi.

Pada Rabu, 13 Januari 2021, Elizabeth kemarin mereka mencoba tetap menggairahkan pasar busana dengan meluncurkan karya terbarunya, yaitu Koleksi Denim Batik. Berkaca pada seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi di berbagai pelosok dunia saat ini, akibat virus Covid 19, Elizabeth harus mengubah strategi peluncuran koleksi terbarunya. Fashion show secara tatap muka yang sebelumnya direncanakan menjadi panggung untuk memperkenalkan Koleksi Denim batik, kini harus dilakukan secara virtual melalui kanal media sosial Elizabeth, antara lain Youtube dan Instagram.

Event ini menampilkan visual mapping serta motion grafis yang eksklusif, Elizabeth mengajak penonton untuk melihat sisi lain dari batik Jawa Barat yang menjadi salah satu inspirasi untuk koleksi ini. Motif batik yang digunakan dalam koleksi ini adalah Megamendung, Kumeli dan Parang. Menyelaraskan kreasi turun temurun dan memadukannya dengan elemen modern untuk kombinasi gaya berpakaian kasual sehari hari, Elizabeth meluncurkan karya baru hasil kolaborasi Denim dan Batik.

Elizabeth sebagai produsen fashion Bandung ingin memberikan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia, dengan menghasilkan suatu karya yang mengkombinasikan batik dengan kain denim untuk memberikan kesan elegan, modern dan penuh makna. Dengan rancangan desain yang apik, pemilihan bahan yang berkualitas serta proses produksi dengan mutu terkontrol, dengan bangga Elizabeth berhasil mewujudkan koleksi Denim Batik ini. Vernalyn Subali sebagai Head of Designer Elizabeth, mengatakan denim adalah salah satu fashion item yang tidak akan pernah mati; dari zaman ke zaman akan selalu digemari.

Selain itu, denim juga mudah diterima oleh semua kalangan, baik anak muda maupun orang dewasa. Menurutnya, kombinasi denim dan kain batik akan menonjolkan kesan elegan, modern dan penuh makna. Ini adalah kali pertama Elizabeth memiliki koleksi tas, baju, dan sepatu dengan desain yang sama. “Kalau hanya batik kan sudah biasa, maka dari itu untuk menyasar ke anak muda, kita padukan batik dengan denim agar bisa jadi ciri khas baru dan unik. Pakai batik enggak harus dalam gaya formal, tapi bisa dibuat lebih kasual dan relevan dengan keadaan sekarang," jelas Vernalyn Subali.

Selain menampilkan visual mapping yang eksklusif, acara launching Denim Batik ini juga menampilkan trunk show yang mempertunjukkan koleksi koleksi Denim Batik mulai dari tas, pakaian, sepatu, hingga aksesoris. Kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama perwakilan dari Elizabeth serta Atalia Praratya Kamil dan Risa Saraswati sebagai pembicara tamu. Atalia memberikan respon positif terhadap produk terbaru dari Elizabeth edisi Denim x Batik.

Menurut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat ini, saat usianya masih kecil, dirinya juga kerap kali diajak ibunya untuk jalan jalan ke Toko Elizabeth dan sekarang ketika beliau sudah berusia 47 tahun pun, brand Elizabeth masih tetap eksis bahkan terus mengeluarkan inovasi produk yang bisa dinikmati semua kalangan. Risa Saraswati yang hadir sebagai guest star juga menuturkan bahwa dirinya sudah mengetahui produk Elizabeth sejak dia masih berada di bangku sekolah karena pada saat itu orang tuanya sudah menggunakan produk Elizabeth. Risa menyampaikan kekagumannya terhadap brand Elizabeth yang hingga sekarang masih eksis di dunia fashion tanah air dengan terus memunculkan terobosan baru, termasuk mengeluarkan edisi Denim Batik.

Menurutnya, untuk zaman sekarang penggunaan batik itu tidak hanya untuk acara acara tertentu, tetapi juga bisa digunakan di keseharian yang kasual. "Bisa juga nih dipake untuk syuting jurnalrisa atau kegiatan sehari hari aku." Menurutnya, hal yang sangat bagus ketika batik dibawa atau diremajakan agar para milenial juga dapat ikut serta melestarikan budaya yang kita miliki ke dunia fashion.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post